Menginap di Puri Brata

Jika sering ke Jogja pasti tau daerah Kabupaten Bantul yang menjadi salah satu akses jalan menuju ke pesisir Pantai Selatan Yogjakarta. Banyak pantai cantik berjajar sama indahnya, tapi saya bukan mau bercerita tentang pantai selatan Jogja kali ini.

Tetapi ingin berbagi rekomendasi tentang surga kecil tempat saya menginap pada akhir pekan lalu di resort bernama Puri Brata. 3 hari dan 2 malam cukup mengesankan saya melepaskan penat di sana. Mengapa saya merasa sangat cocok? untuk saya dan mungkin juga Anda yang punya kesibukan kerja di kantor dan banyak traveling terkadang saya butuh suasana nyaman, tentram, dan tidak bising. Well, untuk Anda yang introvert resort ini cukup menjawab kebutuhan Anda untuk me-recharge energi yang Anda perlukan.

Puri Brata Resort - Bantul, Yogyakarta
Kebetulan sekali saya menginap di Puri Brata berdasarkan rekomendasi, melihat gambar tentunya belum menjawab ketertarikan saya terhadap nyamannya sebuah tempat baru. Saya berusaha tidak berimajinasi dan juga tidak berekspektasi ketika berkunjung ke Puri Brata. Tetapi yang saya temui pertama kali adalah keramahan setiap elemen yang ada disana terasa sampai ke hati. Dari pemilik resort, pegawai, sampai dengan suasana taman yang mengajak untuk betah tinggal di sana. Mungkin kalau saya sebut dengan bahasa kekinian bisa disebut dengan “bonding”, ya, menyatu, serasa pulang ke rumah itu konsep yang disuguhkan dan diceritakan oleh pemilik Puri Brata Resort kepada saya waktu itu, dan pesan itu sampai kepada saya.

Puri Brata Resort - Bantul, YogyakartaJangan harap naik elevator untuk menginap di hotel berlantai banyak untuk menikmati city view. Di sini semua area disuguhkan pada eye level saja. Ya seperti di rumah. Bangunan kuno khas Jawa berupa joglo, gebyok, regol, taman, pendopo, dengan sentuhan kamar mandi natural modern dan pendingin ruangan yang mumpuni sudah cukup untuk saya yang sedang memiliki agenda untuk beristirahat. Menariknya, makanan di sini banyak menyuguhkan masakan tradisional yang diambil dari kebun di sekitar pekarangan resort, citarasa baik, dengan penyajian yang cukup berkelas. Bagi para pecinta barang antik, jangan heran karena di pintu masuk resort ada pajangan berupa bemo tua, sepeda ontel jaman belanda, dan motor-motor klasik yang dipajang rapi dan terawat. Sepeda dan motor tua dapat dipinjam untuk transportasi ke pantai yang hanya 3 km dari resort ini. Dan jika Anda pecinta tamanan, Anda akan banyak mendapat referensi tamanan hias maupun tanaman buah yang sudah jarang bahkan punah yang masih lestari hidup bahagia di areal seluas 2 hektar lebih itu.

Over all, saya merekomendasikan sesuatu yang perlu Anda pertimbangkan. Jika Anda ingin berlibur dan berasal dari kota besar yang macet dan bising, maka Puri Brata cocok untuk me-reset ulang diri Anda kembali ke Nol. Buat saya Puri Brata Resort terbuat dari ketentraman, kebahagiaan, dan penghormatan. Itu saja.

Destinasi: Yogyakarta Village

By |2018-11-14T02:27:45+00:00November 23rd, 2017|Artikel|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment